Bahan hyget adalah salah satu jenis bahan yang sering digunakan untuk membuat kaos. Namun, bahan hyget juga memiliki beberapa kekurangan yang perlu Anda ketahui sebelum Anda menggunakannya. Apa saja kekurangan bahan hyget? Simak ulasan berikut ini.
Apa Itu Bahan Hyget?
Bahan hyget adalah bahan sintetis yang terbuat dari campuran polyester dan spandex. Teksturnya yang halus, lembut, dan elastis menjadikannya pilihan yang populer.
Meski memiliki daya serap keringat yang rendah, bahan ini sangat cocok untuk digunakan di daerah tropis seperti Indonesia.
Keunggulan lain dari hyget adalah kemampuannya dalam proses pencetakan, yang dapat menampilkan warna yang cerah dan tajam. Selain itu, hyget tidak mudah kusut dan tidak mudah luntur, sehingga awet dan tahan lama.
Apa Saja Kekurangan Bahan Hyget?
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3033787/original/095111500_1580130643-linen-542866_1920.jpg)
1. Kurang Bernapas dan Menyerap Keringat
Salah satu kekurangan bahan hyget adalah kurang bernapas dan menyerap keringat. Hal ini disebabkan oleh kandungan polyester yang lebih banyak daripada katun.
Polyester adalah serat sintetis yang tidak memiliki pori-pori, sehingga tidak dapat mengalirkan udara dan keringat dengan baik. Akibatnya, bahan hyget akan membuat Anda merasa gerah, panas, dan lembap saat menggunakannya.
Apalagi jika Anda menggunakannya di cuaca yang terik atau saat beraktivitas fisik. Bahan hyget juga dapat menimbulkan bau badan yang tidak sedap karena keringat yang tertahan.
2. Mudah Melar dan Robek
Kekurangan bahan hyget selanjutnya adalah mudah melar dan robek. Bahan hyget memang memiliki sifat elastis yang dapat menyesuaikan dengan bentuk tubuh Anda.
Namun, jika terlalu sering ditarik atau ditekan, bahan hyget akan kehilangan elastisitasnya dan menjadi melar. Selain itu, bahan hyget juga tipis dan tidak kuat, sehingga mudah robek jika terkena gesekan atau tarikan yang keras. Oleh karena itu, Anda harus berhati-hati saat mencuci, menjemur, atau menyimpan bahan hyget agar tidak rusak.
3. Tidak Cocok untuk Sablon
Jika Anda ingin membuat kaos dengan desain sablon, Anda sebaiknya tidak menggunakan bahan hyget. Mengapa? Karena bahan hyget tidak cocok untuk sablon.
Bahan hyget memiliki permukaan yang licin dan mengkilap, sehingga tinta sablon tidak dapat menempel dengan baik. Tinta sablon akan mudah luntur atau pecah saat dicuci atau terkena sinar matahari.
Selain itu, bahan hyget juga tidak dapat menampilkan warna sablon dengan jelas dan tajam, sehingga hasilnya akan kurang menarik.
4. Dapat Menyebabkan Alergi atau Iritasi
Bagi Anda yang memiliki kulit sensitif, Anda harus berhati-hati saat menggunakan bahan hyget. Pasalnya, bahan hyget dapat menyebabkan alergi atau iritasi pada kulit Anda.
Hal ini dikarenakan oleh bahan kimia yang digunakan untuk membuat polyester. Bahan kimia tersebut dapat menimbulkan reaksi alergi seperti gatal, kemerahan, ruam, atau bengkak pada kulit Anda. Selain itu, bahan hyget juga dapat menyumbat pori-pori kulit Anda, sehingga dapat menyebabkan jerawat atau infeksi.
5. Sulit untuk Dicampur dengan Bahan Lain
Terakhir, kekurangan bahan hyget adalah sulit untuk dicampur dengan bahan lain. Bahan hyget memiliki karakteristik yang berbeda dengan bahan lain, seperti katun, rayon, atau sutra.
Bahan hyget memiliki tekstur yang licin, berkilau, dan tidak rata, sehingga sulit untuk disatukan dengan bahan lain. Jika Anda mencoba untuk mencampur bahan hyget dengan bahan lain, hasilnya akan terlihat tidak harmonis dan tidak rapi. Anda juga akan kesulitan untuk menjahit atau merapikan bahan hyget dengan bahan lain.
Itulah 5 kekurangan bahan hyget yang perlu Anda ketahui sebelum Anda menggunakannya. Jika anda ingi membuat kaos partai murah, anda bisa menghubungi jasa kaos partai murah jogja. Anda bisa mendapatkan produk pakaian dengan bahan hyget yang berkualitas dan harga yang terjangkau. Terima kasih telah membaca artikel ini.
