Jual Arang BriketĀ – Briket merupakan salah satu bentuk energi terbarukan yang mulai dikembangkan sebagai bahan bakar alternatif yang dinilai optimal untuk mempertahankan lamanya api menyala atau bertahan. Perkembangan briket di Indonesia sudah dimulai sejak beberapa tahun yang lalu. Artikel ini akan membahas tentang pengemasan produk arang briket, manfaat, dan cara membuat arang briket. Simak!
Pengertian Tentang Arang Briket
Briket merupakan sumber energi yang dapat diperoleh dari biomassa, digunakan sebagai energi alternatif pengganti energi minyak bumi dan energi fosil umum lainnya.
Briket adalah salah satu bentuk energi terbaru yang dihasilkan dari biomassa tanaman pangan atau tanaman biasa yang banyak tersedia di lingkungan kita.
Selain itu, briket diartikan sebagai bahan bakar padat yang mengandung karbon, mempunyai nilai kalor yang tinggi dan mampu terbakar dalam waktu yang cukup lama.
Manfaat Briket Arang
Briket kini dapat digunakan sebagai alternatif pengganti energi minyak bumi. Selain itu, pemanfaatan briket secara berkelanjutan juga mempunyai kemampuan dalam mengurangi limbah pertanian dan kehutanan,
dan secara tidak langsung meningkatkan pendapatan industri pertanian dan kehutanan ketika limbah tersebut dapat diolah menjadi arang dari kayu serta mengurangi pencemaran lingkungan.
Cara Membuat Arang Briket
Biasanya tahapan pembuatan briket dimulai dari penyortiran, penggilingan, pencampuran arang dengan bahan pengikat, pengepresan, pengeringan, pembuatan briket dan pengemasan. Detail dari langkah-langkah tersebut akan di jelaskan di bawah ini:
1. Pengarangan dan penggilingan
Pengarangan ini dimaksudkan untuk mengurangi kadar air pada bahan sehingga menghasilkan bahan dengan kadar air rendah.
Sedangkan proses penggilingan bertujuan untuk menghasilkan material dengan ukuran partikel yang lebih kecil agar lebih mudah bercampur dengan bahan pengikat.
2. Campur Arang dengan Perekat
Pada tahap pencampuran ini, batubara halus dicampur dengan perekat dalam jumlah tertentu. Bahan pengikat memegang peranan penting terhadap kualitas briket yang dihasilkan.
Jenis perekat dengan kualitas tertentu akan memberikan briket mampu memiliki karakteristik dengan kadar ari yang relatif rendah, kadar abu yang rendah, dan kadar zat mudah menguap yang rendah, sehingga waktu pembakaran dan nilai kalor yang diperoleh lebih tinggi.
3. Penempaan
Pada tahap ini, campuran arang halus dan bahan pengikat dipadatkan menggunakan alat press atau mesin pencetak hingga membentuk arang briket.
4. Pengeringan
Setelah proses pengepresan selesai, langkah selanjutnya adalah pengeringan. Tujuan dari langkah ini adalah untuk mengurangi kadar air pada produk hingga mencapai kadar air tertentu agar produk tidak mudah rusak.
5. Pengemasan Produk Arang Briket
Pengemasan produk arang briket dalam kemasan plastik sesuai yang dibutuhan produksi. Sisi briket yang lebih halus menghadap ke atas. Beberapa alternatif kemasan yang tersedia adalah sebagai berikut.
- Kemasan besar
kemasan besar cocok untuk kebutuhan komersial dan industri. Produk kemasan besar memiliki berat total produk 10 kg. Opsi pengemasan ini cocok untuk prnggunaan yang besar. Bagian luar kemasan dilindungi dengan kotak pelindung dan bungkus plastik di dalamnya. Kemasannya ditutup dengan selotip untuk membantu menjaga bentuk dan suhu produk dalam kondisi baik. Kelembapan produk dapat lebih terjaga dalam kemasan yang tertutup rapat. - Kemasan dalam 250gr
Briket arang juga dikemas dalam ukuran 250 gr. Pilihan kemasan dan ukuran ini sesuai dengan kebutuhan rumah tangga dengan tingkat penggunaan yang rendah. Kemasannya menggunakan plastik di bagian dalam dan kotak pelindung sebagai kemasan luarnya. Pilihan kemasan 250 gr dikirimkan bersama dalam kotak besar. Ukuran kotak besar berbobot 10 kg dan berisi 40 kotak kemasan kecil. - Kemasan dalam 1kg
Briket juga tersedia dalam kemasan besar 1 kg. Opsi pengemasan ini memberikan kapasitas pemuatan yang lebih besar dalam sekali penggunaan. Seperti pilihan kemasan lainnya, ukuran ini juga menggunakan lapisan plastik pelindung di bagian dalam dan kotak pelindung di bagian luar. Terdapat sebuah kotak besar berisi 10 bungkus kecil dengan berat 1 kg. Pilihan pengemasan ini sangat efektif untuk kebutuhan yang lebih besar.
