Keripik tempe adalah camilan yang banyak digemari oleh masyarakat Indonesia. Keripik tempe memiliki rasa gurih, renyah, dan bergizi. Namun, keripik tempe juga mudah lembek, basi, atau berjamur jika tidak diolah dan disimpan dengan cara yang benar. Artikel ini akan memberikan tips dan trik tentang cara mengolah keripik tempe supaya awet renyah dengan menggunakan mesin perajang keripik tempe.
Cara Mengolah Keripik Tempe
Salah satu hal yang harus Kamu lakukan untuk mendapatkan keripik tempe yang awet renyah adalah mengolah keripik tempe dengan cara yang baik dan benar. Berikut adalah langkah – langkah dalam mengolah keripik tempe.
Bahan – Bahan:
- 500 gr tempe
- 50 gr tepung beras
- 50 gr tepung sagu
- 50 gr tepung tapioka
- 1 butir telur
- 100 ml air
- ½ sendok teh garam
- Minyak goreng secukupnya
- 100 gr cabe merah
- 50 gr bawang merah
- 25 gr bawang putih
- 2 buah tomat
- ¼ sendok teh garam
- ¼ sendok teh gula pasir
- 2 sendok makan cuka
Cara Membuat:
- Potong tempe menjadi irisan tipis dengan menggunakan mesin perajang keripik tempe. Atur ketebalan irisan tempe sesuai dengan selera Kamu, misalnya 0,5 mm hingga 2 mm.
- Campurkan tepung beras, tepung sagu, tepung tapioka, telur, air, dan garam dalam sebuah mangkuk. Aduk rata hingga membentuk adonan yang sudah kental serta licin.
- Celupkan irisan tempe ke dalam adonan tepung hingga terlapisi secara merata. Angkat dan tiriskan kelebihan adonannya.
- Goreng irisan tempe dalam minyak panas hingga kering dan keemasan. Angkat dan tiriskan minyak berlebihnya.
- Haluskan cabe merah, bawang merah, bawang putih, garam, dan gula pasir dengan blender atau cobek.
- Tumis bumbu halus dengan sedikit minyak hingga harum dan matang.
- Tambahkan tomat yang telah dipotong-potong kecil. Aduk rata dan masak hingga tomat lunak dan meleleh.
- Tambahkan cuka sesuai selera. Aduk rata dan angkat bumbu balado.
- Taburkan bumbu balado di atas keripik tempe secara merata.
- Keripik tempe siap disajikan atau disimpan untuk camilan nanti.
Cara Menyimpan Keripik Tempe
Agar keripik tempe tetap segar dan renyah, berikut adalah beberapa langkah untuk menyimpannya dengan baik.
1. Dinginkan
Setelah menggoreng keripik tempe, biarkan mereka mendingin sepenuhnya di suhu ruangan sebelum menyimpannya. Hal ini akan membantu menjaga kelezatan dan kekerasan keripik.
2. Gunakan Wadah Kedap Udara
Simpan keripik tempe dalam wadah kedap udara, seperti toples kaca atau wadah plastik dengan penutup yang rapat. Pastikan wadah yang kamu gunakan sudah bersih dan kering sebelum digunakan.
3. Hindari Paparan Udara
Jaga keripik tempe tetap terlindungi dari udara. Udara dapat membuat keripik menjadi lembab dan kehilangan kekerasannya. Pastikan penutup wadah rapat dan tidak ada celah yang memungkinkan udara masuk.
4. Simpan di Tempat Sejuk dan Kering
Letakkan wadah keripik tempe di tempat yang sejuk, seperti lemari es atau rak penyimpanan yang terhindar dari sinar matahari langsung. Hindari menyimpannya di tempat yang lembap, karena kelembaban dapat membuat keripik menjadi lemas dan berjamur.
5. Jauhkan Dari Bahan Berbau Tengik
Simpan keripik tempe jauh dari bahan-bahan berbau tengik atau berminyak, seperti bawang goreng atau makanan berminyak lainnya. Keripik tempe dapat dengan mudah menyerap bau dan rasa dari makanan sekitarnya.
6. Konsumsi Dalam Waktu Yang Tepat
Keripik tempe memiliki umur simpan terbatas. Sebaiknya, konsumsi dalam waktu satu hingga dua minggu setelah pembuatan untuk menikmati kualitas terbaiknya. Semakin lama disimpan, semakin berkurang kelezatan dan kekerasan keripik.
Manfaat Keripik Tempe
Keripik tempe bukan hanya enak untuk dinikmati sebagai camilan, tetapi juga memiliki beberapa manfaat yang baik untuk kesehatan. Berikut adalah beberapa manfaat keripik tempe.
1. Sumber Protein
Keripik tempe terbuat dari tempe, yang merupakan sumber protein nabati yang baik. Protein penting sekali untuk pertumbuhan serta perbaikan jaringan pada tubuh dan menjaga kesehatan otot dan tulang.
2. Kandungan Serat
Tempe yang digunakan dalam keripik tempe mengandung serat pangan yang tinggi. Serat dapat membantu menjaga pencernaan supaya tetap sehat, mencegah sembelit, dan menjaga rasa kenyang lebih lama.
3. Kaya akan Nutrisi
Keripik tempe terdapat berbagai nutrisi yang sangat penting seperti zat besi, kalsium, fosfor, dan vitamin B kompleks. Zat besi penting untuk membantu pembentukan sel darah merah, sementara kalsium dan fosfor penting untuk kesehatan tulang dan gigi.
4. Sumber Antioksidan
Tempe mengandung senyawa antioksidan seperti isoflavon dan saponin. Antioksidan bisa membantu melawan radikal bebas pada tubuh yang dapat meerusak sel dan menyebabkan penyakit degeneratif.
5. Rendah Kolesterol
Keripik tempe yang dibuat dengan menggunakan minyak yang sehat memiliki kandungan kolesterol yang rendah. Mengonsumsi keripik tempe dengan porsi yang tepat dapat membantu menjaga kesehatan jantung dan mengendalikan kadar kolesterol dalam tubuh.
6. Alternatif Makanan Nabati
Keripik tempe merupakan alternatif makanan nabati yang lezat untuk mereka yang ingin mengurangi konsumsi daging atau produk hewani. Tempe sebagai bahan dasarnya mengandung asam amino esensial dan lemak sehat yang baik untuk tubuh.
Demikianlah informasi lengkap tentang cara mengolah keripik tempe supaya awet renyah dengan menggunakan mesin perajang keripik tempe. Kami harap artikel ini bermanfaat bagi Kamu yang ingin mengolah keripik tempe supaya awet renyah.
Terima kasih telah membaca artikel yang dapat kami tulis pada kesempatan kali ini, sampai jumpa di artikel berikutnya!
