Dalam artikel kali ini, kita akan membahas tentang teknik budidaya buah coklat. Salah satu komoditas perkebunan yang sangat menguntungkan adalah buah coklat atau kakao.
Bahan baku utama pembuatan cokelat adalah, buah coklat, yang sangat disukai oleh banyak orang. Selain Ghana dan Pantai Gading, Indonesia adalah, salah satu negara penghasil buah coklat terbesar di dunia.
Anda juga bisa menggunakan mesin coklat, karena dapat membuat coklat dengan cepat dan mudah, dan juga menghasilkan coklat dengan berbagai rasa dan bentuk yang bisa membuat coklat sesuai selera anda atau mencoba resep resep yang sudah tersedia.
Teknik Budidaya Buah Coklat
1. Teknik Budidaya Buah Coklat dengan Syarat Tumbuh Buah Coklat
Buah coklat tumbuh di wilayah tropis basah yang membutuhkan cuaca hangat dan lembab. Dengan curah hujan 1100–3000 mm per tahun dan sebaran yang merata, buah coklat tumbuh baik di wilayah dengan ketinggian 100–800 meter di atas permukaan laut.
Untuk pertumbuhan buah coklat,suhu udara ideal adalah 30-32°C (maksimum) dan 18-21°C (minimum). Selama buah coklat memiliki sifat fisik dan kimia yang tepat, ia dapat tumbuh di berbagai jenis tanah.
Tanah berat seperti latosol, yang cenderung asam dan kekurangan hara, tidak baik untuk buah coklat. Tanah dengan tekstur lempung liat berpasir dengan 30-40% fraksi liat, 50% pasir, dan 10–20 persen debu adalah tanah yang baik untuk buah coklat.Tanah ini juga harus memiliki tingkat keasaman (pH) 6-7,5, minimal 3% kandungan bahan organik, dan drainase yang baik.
Karena buah coklat tidak tahan terhadap sinar matahari langsung, mereka juga membutuhkan naungan selama pertumbuhannya. Tanaman pelindung, seperti pohon pisang, kelapa, jambu mete, atau kayu, dapat memberikan naungan.
Namun, tanaman pelindung harus dirawat dengan baik agar tidak bersaing dengan buah coklat dalam mendapatkan air dan unsur hara dari tanah. Tanaman pelindung juga dapat meningkatkan risiko penyakit dan hama.
2. Teknik Budidaya Buah Coklat dengan Pembibitan Buah Coklat
Pembibitan buah coklat dapat dilakukan secara vegetatif (menggunakan stek, cangkok, atau okulasi) atau generatif (menggunakan biji). Metode generatif lebih umum digunakan karena lebih mudah dan menghasilkan banyak bibit.
Namun, metode vegetatif dapat menghasilkan bibit yang lebih seragam dan berkualitas tinggi. Untuk pembibitan buah coklat, buah harus sehat, matang, dan berbentuk normal.
Buah kuning yang baik untuk diambil bijinya adalah yang memiliki suara saat diguncang dan gema saat diketuk dengan tangan. Karena biji buah coklat sangat rentan terhadap kerusakan dan kehilangan daya kecambah, biji harus ditanam segera setelah diambil dari buah.
Bibit buah coklat ditanam dalam polybag berukuran 15×25 cm yang diisi dengan campuran tanah, pasir, dan pupuk kandang dengan perbandingan 2:1:12. Biji buah coklat ditanam dengan datar, dengan kedalaman 2-3 cm.
Polybag diletakkan di bawah naungan dengan intensitas cahaya sekitar 50-70%. Semprotan digunakan dua kali sehari, pagi dan sore, dan bibit buah coklat siap dikirim ke lapangan setelah berumur 4-6 bula.
3. Teknik Budidaya Buah Coklat dengan Penanaman Buah Coklat
Penanaman buah coklat dilakukan pada awal musim hujan agar bibit dapat beradaptasi dengan baik di lapangan. Sebelum penanaman, lahan harus diolah terlebih dahulu, dengan membersihkan gulma, meratakan tanah, dan membuat lubang tanam.
Lubang tanam dibuat 2-3 bulan sebelum tanam, dengan ukuran 40x40x40 cm untuk tanah bertekstur sedang, 60x60x60 cm atau 80x80x80 cm untuk tanah bertekstur berat, dan 30x30x30 cm untuk tanah bertekstur ringan.
Dibawah ini adalah cara penanaman buah coklat :
- Polybag disayat pada bagian samping dan bawah, kemudian keluarkan bibit dan media dalam keadaan utuh.
- Lubangi lubang tanam yang telah ditutup tersebut selebar diameter polybag.
- Bibit harus diletakkan dengan permukaan media sejajar dengan tanah.
- Kemudian, tambahkan tanah galian dan padatkan tanah di sekitar bibit.
- Topang batang bibit dengan dua potong kayu atau bambu.
- Untuk mencegah gangguan hewan, tanaman buah coklat harus diberi pagar pengaman dari bambu.
Tergantung pada jenis tanaman pelindung yang digunakan, jarak yang biasa digunakan untuk menanam buah coklat adalah 3 kali 3 meter, 3 kali 4 meter, atau 4 kali 4 meter. Ada antara 625 dan 1111 pohon buah coklat per hektar.
Perawatan Buah Coklat
1. Penyiangan
Gulma yang tumbuh di sekitar tanaman buah coklat dibersihkan melalui penyiangan. Karena bersaing untuk mendapatkan air, hara, dan cahaya, gulma dapat mengganggu pertumbuhan tanaman.
Penyiangan dilakukan secara manual menggunakan alat seperti cangkul, sabit, atau parang. Penyiangan dilakukan secara rutin, sekali setiap dua hingga tiga bulan.
2. Pemangkasan
Pemangkasan dilakukan untuk membentuk kerangka tanaman buah coklat, mengatur pertumbuhan cabang, dan meningkatkan produktivitas buah. Pemangkasan juga dapat mencegah serangan hama dan penyakit, serta memudahkan dalam pemanenan. Pemangkasan dilakukan dengan menggunakan alat seperti gunting, pisau, atau gergaji.
produktivitas buah coklat Indonesia masih rendah dibandingkan dengan negara-negara lain. Oleh karena itu, untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas hasil panen, teknik budidaya buah coklat yang tepat diperlukan. Mesin coklat adalah, mesin yang digunakan untuk mengolah biji kakao menjadi coklat yang lezat dan berkualitas.
